Waktu dan Fokus

  1. Demi Masa
  2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, Demi Masa
  3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

Kunci memanfaatkan waktu dengan sebaik baiknya adalah dengan cara fokus
Fokus kepada apa yang kita kerjakan , kepada apa yang kita usahakan dan kepada apa yang kita harapkan

Fokus , tanpa gangguan sedikitpun dan tanpa interupsi sama sekali
Itu kuncinya

Tapi sayangnya, ternyata memang sebuah keniscayaan bahwasanya banyak dari kita yang belum sadar akan pentingnya waktu.

Terlihat dari bagaimana Allah sering sekali mengatakan dalam firmanNya

( Hud : 17 ) وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يُؤْمِنُونَ
( Al – Baqarah : 243 ) وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَشْكُرُونَ
( Az – Zukhruff : 78 ) وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَكُمْ لِلْحَقِّ كَارِهُون
( Yunus : 92 ) وَإِنَّ كَثِيرًا مِنَ النَّاسِ عَنْ آيَاتِنَا لَغَافِلُونَ

  1. Akan tetapi, kebanyakan manusia tidaklah beriman
  2. Akan tetapi, kebanyakan manusia tidaklah bersyukur
  3. Akan tetapi, kebanyakan darimu membenci (tidak menyukai) kebenaran
  4. Dan sesungguhnya, kebanyakan dari manusia lalai dari tanda tandaKu

Dan masih banyak ayat ayat lainnya yang mengatakan bahwa, kebanyakan manusia memang berada dalam keadaan yang buruk dan lalai.

Masalah besar yang kita hadapi saat ini adalah, belum sadarnya diri kita bahwasanya selama ini kita menyia-nyiakan waktu kita dengan hal sia sia, mengisi waktu kosong kita, yang ternyata juga kita isi dengan ‘kekosongan’.

Selalu fokus dalam setiap apa yang kita kerjakan menjadi salah satu ikhtiar dan tanda bahwa kita selalu berusaha memanfaatkan waktu dengan sebaik baiknya, yang tentu saja apa apa yang kita lakukan juga harus menjadi pekerjaan yang baik dimata Allah Ta’ala.

Percuma fokus, akan tetapi malah fokus kepada hal yang sia sia dan tidak memberikan manfaat juga kebaikan kepada jiwa dan raga

Semoga kita selalu bisa fokus dan memanfaatkan waktu dengan sebaik baiknya, tentunya juga untuk tidak dan jangan lupa, selalu meminta pertolongan dan kekuatan dari Allah ‘Azza Wa Jalla

Published by Muhammad Ridwan

Kelahiran Denpasar, Bali 21 Januari 1998 , anak bungsu dari 3 bersaudara. Menyelesaikan pendidikannya sekaligus pengabdiannya di salah satu Lembaga Pendidikan di Indonesia pada tahun 2018. Dan Qadarullah sekarang diberikan kesempatan untuk kembali belajar di jenjang perkuliahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: