Yang Diperbaharui ?

Alhamdulillah
Segala puji bagi Allah SWT yang telah menciptakan manusia dengan segala kesempurnaannya.
Dengan segala kekuranganya , dengan maksud dan tujuan yang sungguh sungguh mulia , yaitu agar kita selalu memohon pertolongan dan bantuan kepada Sang Pencipta.
Suatu ukhuwah , ataupun komunikasi vertikal yang lumrah dan wajar adanya apabila terjadi.
Dan akan menjadi tidak wajar dan tidak lumrah ketika seorang hamba merasa hebat dan sempurna , sehingga tidak meminta bantuan dan pertolongan kepada Sang Pencipta.
Na’udzubillah min dzalik

Kembali ke judul di atas.

Yang Diperbaharui ?
Apanya yang Diperbaharui ?

Terkadang manusia suka lupa dan lalai dengan tujuan hidup mereka dimuka bumi apa ,meskipun mereka mengetahui bahwa kehidupan setelah mati itu ada dan nyata , dan mereka juga sadar bahwa kehidupan dunia ini hanyalah fana dan sementara.

Mindest kita sebagai manusia haruslah memilik visi dan misi kemana kita akan berlabuh dan bagaimana cara kita akan sampai di dermaga pelabuhan.
Manusia harus punya tujuan , dan manusia harus berfikir bagaimana cara menggapai tujuan mereka.
Dan yang tidak kalah penting manusia harus punya rasa sabar untuk mengkombinasikan antara kedua hal tersebut , yaitu tujuan dan proses.

مَنْ جَدَّ وَجَدَ
Barang siapa bersungguh-sungguh, dapatlah ia.
مَنْ سَارَ عَلىَ الدَّرْبِ وَصَلَ
Barang siapa berjalan pada jalannya sampailah ia
مَنْ صَبَرَ ظَفِرَ
Barang siapa sabar beruntunglah ia.

Setelah kita mengetahui rumus bagaimana cara menggapai tujuan kita , lebih dahulu kita harus mengetahui tujuan kita ini sebenarnya apa sebagai manusia yang hidup dimuka bumi ini.
Apa menjadi pengusaha sukses ?
Apa menjadi seorang publik figur?
Ataukah menjadi seorang direktur perusahan besar ?
Atau mungkin menjadi seorang dosen di salah satu universitas terkemuka ?

Mari kita melihat apa yang Tuhan kita katakan tentang tujuan kita semua sebagai hambanya yang hidup di muka bumi ini.

Kalau sudah membahas ayat ayat diatas , tentu akan sangat panjang pembahasannya.
InsyaAllah dilain waktu saya akan membahas tentang , bagaimana hakikat sebenarnya ibadah dalam kehidupan sehari hari.

Kita kembali ke judul awal.

Yang Diperbaharui ?
Apanya yang Diperbaharui ?

Alhamdulillah , dari beberapa pengalaman dan pengamalan saya beberapa bulan terkahir , saya menemukan bahwa ada dalam diri saya ataupun diri kita yang harus selalu diperbaharui.

Yaitu keyakinan bahwa semua yang ada didunia ini fana dan sementara.
Keyakinan bahwa kehidupan setelah duni itu nyata , dan kekal abadi selamanya.

Dan yang terpenting keyakinan bahwa hidup kita didunia ini tidak lain dan tidak bukan hanya untuk menyembah dan mengabdikan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.


Photo by matin firouzabadi
Ayat Qur’an by tafsirq.com

Published by Muhammad Ridwan

Kelahiran Denpasar, Bali 21 Januari 1998 , anak bungsu dari 3 bersaudara. Menyelesaikan pendidikannya sekaligus pengabdiannya di salah satu Lembaga Pendidikan di Indonesia pada tahun 2018. Dan Qadarullah sekarang diberikan kesempatan untuk kembali belajar di jenjang perkuliahan.

One comment on “Yang Diperbaharui ?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Widget
Back To Top
Komentar Terakhir
Daftar Isi
Beranda
%d blogger menyukai ini: