Teman Lama



  • Ketika melihat teman lama kita lebih buruk dari kita , maka genggam erat tangannya , kemudian rangkulah pundaknya , ajaklah dia menuju kebaikan bersama-sama.
  • Ketika melihat teman lama kita lebih baik dari kita, tersenyumlah, dan berbahagialah , karna kembali lagi ke petikan pertama.
    Jangan khawatir , dan jangan pula ragu.

Sekarang bukan saatnya lagi merasa lebih baik dari yang lain , sehingga kau tinggalkan siapa siapa teman lamamu.
Sekarang bukan saatnya lagi minder dengan apa apa yang ada pada dirimu , walaupun jauh tidak lebih baik dari apa apa miliknya, milik si teman lamamu itu.

Selama ia, si teman lamamu itu masih percaya bahwa Allah itu ada.
Masih percaya bahwa Allah itu Esa.
Masih percaya bahwa Allah menyayangi hamba hambaNya yang menjalankan perintahNya, dan menjauhi larangannya.

Tetaplah berbahagia.
Karna kau sebentar lagi akan dirangkul olehnya.
Atau mungkin kau yang akan merangkulnya?
Entahlah , menolong dan ditolong sama nikmatnya.

Wahai sahabat sahabatku.

Sekarang sudah bukan zamannya lagi memendam amarah,
Dendam
Kebencian.
Ketidaksukaan
Pun ketidaksudian masa lalu.

Karna perasaan perasaan tersebut adalah apa yang kita sebut dengan sebuah ‘gesekan’ , yang datang dari sebuah ‘pergerakan’ .
Dengan tujuan mulia, mencari bekal untuk kebaikan dimasa depan.

Maafkan diriku ini.
Tak sampai maksud hati untuk menasehati.
Jikalau berkenan, bolehlah diamalkan
Jikalau tak berkenan, silahkan tinggalkan.

Salam hangat.
Salam rindu.
Semoga nanti kita berjumpa kembali
Semoga nanti kita bertemu lagi.


Photo by Nick Abrams on Unsplash
Music by : Ipang – Sahabat Kecil ( Ost. Laskar Pelangi )